Keselamatan dan penggunaan perancah

Pertama, keamanan perancah
1. Pastikan kualitas proyek: Perancah adalah peralatan penting bagi pekerja konstruksi untuk melakukan operasi ketinggian tinggi, dan keselamatannya secara langsung mempengaruhi keselamatan hidup pekerja konstruksi dan kualitas proyek.
2. Cegah Kecelakaan: Perancah adalah peralatan yang umum digunakan dalam proyek konstruksi. Jika tidak digunakan dengan aman, mudah untuk menyebabkan kecelakaan dan mengancam keselamatan jiwa pekerja konstruksi.
3. Tingkatkan Efisiensi Konstruksi: Perancah yang aman dapat meningkatkan efisiensi konstruksi dan mengurangi masalah seperti shutdown dan kompensasi yang disebabkan oleh kecelakaan keselamatan.

Kedua, peraturan dan standar untuk keselamatan perancah
1. Standar Nasional: Negara ini telah merumuskan serangkaian peraturan dan standar tentang keselamatan perancah, seperti "spesifikasi teknis keselamatan untuk perancah pipa baja tipe pengikat dalam konstruksi".
2. Standar Lokal: Area lokal juga telah merumuskan standar keselamatan perancah yang sesuai berdasarkan kondisi aktual, seperti "standar teknis keselamatan Beijing untuk perancah dalam konstruksi".
3. Standar Perusahaan: Beberapa perusahaan konstruksi besar juga telah merumuskan standar keselamatan perancah yang lebih ketat untuk memastikan kualitas dan keamanan konstruksi.

Ketiga, penggunaan perancah yang tidak patut
1. Overload: Beban pada perancah melebihi kapasitas bantalan beban yang dirancang, menghasilkan deformasi struktural, kerusakan, atau bahkan runtuh
2. Lingkungan Penggunaan yang Tidak Benar: Menggunakan perancah dalam kondisi cuaca yang parah, seperti angin kencang, salju, dan angin, meningkatkan risiko keselamatan.
3. Desain Struktural yang Tidak Termasuk: Desain struktural perancah tidak memenuhi spesifikasi dan tidak memiliki stabilitas, kapasitas penahan beban, dan ketahanan angin.
4. Pemilihan komponen yang tidak tepat: Pemilihan bahan untuk komponen perancah tidak memenuhi persyaratan, seperti penggunaan baja inferior, menghasilkan kekuatan struktural yang tidak memadai.
5. Kualitas Bahan yang Tidak Dimuliakan: Bahan perancah tidak memenuhi persyaratan spesifikasi, seperti ketebalan baja yang tidak mencukupi atau karat parah.
6. Penyimpanan Bahan yang Tidak Benar: Bahan perancah tidak dilindungi dengan baik selama penyimpanan, mengakibatkan kerusakan material atau degradasi kualitas.
7. Proses Konstruksi Tidak Teratur: Ada operasi yang tidak teratur selama proses konstruksi perancah, seperti pengetatan konektor yang tidak mencukupi dan vertikalitas kutub yang tidak mencukupi.
8. Tinggi Konstruksi Tidak Teratur: Tinggi konstruksi perancah melebihi ketinggian yang dirancang, sehingga berkurangnya stabilitas dan peningkatan risiko keselamatan.


Waktu pos: 20-2024

Kami menggunakan cookie untuk menawarkan pengalaman penelusuran yang lebih baik, menganalisis lalu lintas situs, dan mempersonalisasikan konten. Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.

Menerima